Titus 3:1-15 AGS
[1] Ingatkan kepada seluruh anggota jemaat untuk taat kepada pemimpin dan pemerintah. Mereka harus selalu siap sedia melakukan perbuatan baik. [2] Jangan menjelek-jelekkan orang lain, dan jangan suka berdebat. Sebaliknya saling bersikap lemah lembut dan baik hati. [3] Karena ada saat ketika kita juga bodoh dan tidak taat. Kita tertipu dan menjadi budak berbagai keinginan dan kesenangan. Kita menjalani kehidupan yang jahat penuh dengan kecemburuan, orang-orang yang penuh kebencian yang saling membenci. [4] Tetapi ketika kebaikan dan kasih Allah Juruselamat kita dibukakan, Dia menyelamatkan kita, [5] bukan karena hal baik yang sudah kita lakukan, tetapi karena pengampunan-Nya. Dia menyelamatkan kita melalui Roh Kudus yang membersihkan kita sehingga kita bisa mengalami kelahiran kembali dan pembaharuan secara rohani, [6] yang dicurahkan-Nya dengan melimpah atas kita melalui Yesus Kristus Juruselamat kita. [7] Sekarang sesudah kita dibenarkan oleh belas kasihan-Nya, kita sudah menjadi ahli waris yang memiliki harapan hidup untuk selama-lamanya. [8] Kamu dapat mempercayai perkataan saya, dan saya ingin kamu menekankan perintah ini sehingga mereka yang percaya kepada Allah akan memikirkannya dengan serius dan terus melakukan yang baik. Perintah-perintah ini sangat baik dan bermanfaat untuk semua orang. [9] Hindari diskusi yang tidak berguna, dan obsesi tentang nenek moyang. Jangan berdebat, dan hindari pertengkaran tentang hukum Yahudi karena itu tidak berguna dan tidak membantu sama sekali. [10] Peringati seseorang yang membawa perpecahan sampai dua kali, sesudah itu jangan lagi memperhatikan mereka, [11] sadarilah bahwa mereka jahat, penuh dosa dan sudah menghakimi diri mereka sendiri. [12] Segera sesudah saya mengirim Artemas atau Tikikus kepadamu, cobalah segera datang kepadaku di Nikopolis sebab saya berencana menghabiskan masa musim dingin ini di kota itu. [13] Lakukanlah yang kamu bisa untuk menolong Zenas sang pengacara dan Apolos dalam perjalanan mereka sehingga segala kebutuhan mereka bisa terpenuhi. [14] Semoga para pengikut Kristus belajar kebiasaan berbuat baik dengan menyediakan kebutuhan hidup sehari-hari dari sesama saudara seiman. Mereka haruslah menjadi orang yang produktif! [15] Salam dari saudara-saudara seiman yang sedang bersamaku di sini. Sampaikan salam terbaik kami kepada mereka yang mengasihi kami, yang percaya kepada Allah. Belas kasihan Allah menyertai kalian semua.
